<?xml version="1.0" encoding="utf-8" standalone="yes"?>
<rss version="2.0" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom">
	<channel>
		<title>Perakitan on UV Curing Point</title>
		<link>http://uv-curing-point.com/id/tags/perakitan/</link>
		<description>Recent content in Perakitan on UV Curing Point</description>
		<generator>Hugo</generator>
		<language>id</language>
		
		
		
		
			<lastBuildDate>Mon, 29 Jun 2026 12:04:43 +0800</lastBuildDate>
		
			<atom:link href="http://uv-curing-point.com/id/tags/perakitan/index.xml" rel="self" type="application/rss+xml" />
			<item>
				<title>Lampu pengeringan UV untuk proses perakitan speaker</title>
				<link>http://uv-curing-point.com/id/posts/uv-curing-lamp-for-speaker-assembly/</link>
				<pubDate>Mon, 29 Jun 2026 12:04:43 +0800</pubDate>
				<guid>http://uv-curing-point.com/id/posts/uv-curing-lamp-for-speaker-assembly/</guid>
				<description>&lt;p&gt;&lt;img src=&#34;http://uv-curing-point.com/images/4c9e492a67b56412ff36b4a4447cefe9.jpg&#34; alt=&#34;Lampu pengeringan UV untuk proses perakitan speaker&#34;&gt;&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;Pada proses perekatan komponen speaker, proses pengeringan yang dilakukan menggunakan cahaya UV akan gagal jika intensitas cahaya UV tidak stabil. Zat perekat akan terjadi proses kross-linking di bagian titik perekatan, dan toleransinya pun berubah setelah dilakukan uji getaran. Kami merancang lampu pengeringan UV sedemikian rupa agar memiliki tingkat konsentrasi energi spektral sebesar 0,5%. Itulah satu-satunya cara untuk menjaga proses konversi fotoinisiator tetap terkendali, meskipun bentuk komponen speaker sangat kompleks.&lt;/p&gt;&#xA;&lt;p&gt;&lt;strong&gt;Apa yang penting dalam proses ini?&lt;/strong&gt;&#xA;Kami menggunakan lampu uap merkuri bertekanan tinggi, dengan reflektor berlapis dikroik dan selubung kuarsa yang bebas ozon. Frekuensi cahaya yang dihasilkan adalah 365 nm, dengan kontrol bandwidth yang ketat agar energi cahaya tidak sampai ke bagian voice coil atau polimer yang menyebabkan perubahan warna. Intensitas cahaya di permukaan kerja mencapai 12.000 mW/cm², sehingga energi yang diberikan per satuan area adalah 1.200 mJ/cm² dalam waktu 100 ms pada jarak perekatan 15 mm. Stabilitas output lampu tersebut tetap berada dalam kisaran ±2% sepanjang masa pakainya, dan tetap berada dalam kisaran tersebut selama 5.000 jam, dengan penurunan intensitas kurang dari 5%.&lt;/p&gt;</description>
			</item>
	</channel>
</rss>
